Statement Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSSPB) Sikapi Perkembangan Terkini Kondisi RU VI-Balongan

Pambudi
Statement Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSSPB) Sikapi Perkembangan Terkini Kondisi RU VI-Balongan
FSPPB dan seluruh konstituennya selalu menjunjung tinggi hukum positif yang berlaku di Indonesia.

OFFSHORE Indonesia - Presiden FSPPB,  Arie Gumilar, menyikapi perkembangan terkini terbakarnya Kilang Balongan. FSPPB pada hari ini Senin (26/4/2021) kembali menyampaikan beberapa hal  yakni Rasa bangga dan apresiasi yang sebesar-besarnya atas kesigapan yang telah ditunjukkan oleh Teman-Teman Pekerja dalam hal penanganan kebakaran yang terjadi, sehingga kebakaran tidak meluas ke tempat lain termasuk ke unit proses kilang sehingga terhindar dari musibah yang lebih besar.

"Apresiasi yang sebesarnya terkait penanganan korban serta warga sekitar yang dapat dilakukan dengan baik di tengah pandemic Covid-19. Mulai dari evakuasi, pelayanan di tempat pengungsian hingga pemulangan kembali masyarakat terdampak," kata Arie.

Lebih lanjut dia menyebutkan, "Recovery kilang yang dapat dilakukan dengan cepat, sehingga bisa beroperasi kembali dengan normal dan dapat menjaga ketahanan energi nasional."

Arie juga merasa salut pada Teman teman pekerja. "Semangat Teman-Teman Pekerja yang meskipun sedang mengalami kelelahan fisik dan psikis, tapi masih mampu bersikap kooperatif dengan penyidik baik dari migas maupun kepolisian," tegasnya.

"Apresiasi juga kami berikan kepada Direksi Pertamina dan PT KPI serta semua pihak yg terlibat secara langsung maupun tidak langsung dalam penanggulangan musibah kebakaran tanki di RU VI Balongan," imbuhnya. 

Dia pun mengeluarkan pesan kepada pekerja pejuang di Kilang RU VI Balongan, agar tetap semangat, bangkit dari keterpurukan dan kembali fokus mengabdi untuk menyediakan energi ke seluruh negeri. "Kalian adalah pejuang-pejuang energi yang layak mendapatkan gelar Pahlawan," katanya.

Kemudian Arie juga menyikapi terkait adanya pernyataan dari Kepolisian Negara Republik Indonesia yang menyatakan telah menemukan adanya unsur pidana terhadap kasus ini dan menaikkan statusnya ke tahap penyidikan, FSPPB berharap semua pihak dapat menahan diri dalam mengeluarkan statemennya dan menghormati proses hukum yang berjalan. Karena saat ini Pertamina masih fokus terhadap penanganan dan dampak akibat peristiwa tersebut. Dikhawatirkan, pecahnya konsentrasi Pekerja kami di lapangan dan mengakibatkan timbulnya resiko kerja yang sama-sama tidak kita inginkan.

"Kami menegaskan, bahwa FSPPB dan seluruh konstituennya selalu menjunjung tinggi hukum positif yang berlaku di Indonesia, karenanya kami mendukung agar dalam pelaksanaannya tetap dilakukan seadil-adilnya dengan mengutamakan asas praduga tidak bersalah," ucapnya.

Dalam kesempatan ini kata dia, "Kami juga meminta support dari Pemerintah, Masyarakat dan Manajemen di Internal Pertamina agar masalah terkait bisa segera diselesaikan. Terkhusus kami meminta bantuan pihak Kepolisian agar bisa oyjektif dalam penanganan musibah terjadinya kebakaran di Kilang Balongan. Hal ini penting kami sampaikan agar Pekerja bisa kembali fokus kepada tugas dan tanggung jawab yang diberikan kepadanya."

#Presiden   #FSPPB   #Arie   #Gumilar   #RU   #VI   #–   #Balongan