One Year One Book, Pakar Hukum Ahmad Redi Luncurkan Buku Hukum Energi

Pardosi
One Year One Book, Pakar Hukum Ahmad Redi Luncurkan Buku Hukum Energi
Cover Buku Hukum Energi

OFFSHORE Indonesia - Pakar Hukum Ahmad Redi baru saja meluncurkan bukunya yang berjudul “Hukum Energi”. Buku yang ditulis sejak 2018 ini menjadi referensi bagi kalangan yang berkutat di sektor energi. Menurut Ahmad, buku ini sebetulnya sudah rampung pada 2019.

“Namun sengaja disimpan, karena di tahun ini saya merilis buku Hukum Pembentukan Peraturan Perundang-undangan. One book a year menjadi jargon. Satu-satu, setiap tahun. Pelan-pelan saja. Satu-satu dirilis itu nikmat,” tulis Ahmad dikutip dari laman Facebook miliknya.

Dalam proses penulisannya, dilakukan di berbagai tempat dan waktu. Antara lain saat menjalani ibadah umroh di Mekah dan Madinah, usai sahur sepanjang Ramadhan 2018, hingga saat bertugas dari satu kota ke kota lainnya.

“Di manapun, ketika ada waktu luang membuka laptop dan menulis, naskah buku ini terus dicicil. Dicicil penuh cinta. Karena menulis itu soal perasaan. Tak akan bisa menulis, bila rasanya tak terkuasa. Rasa (perasaan) mestilah dikuasai,” papar Ahmad.

Sebagai pakar hukum yang telah banyak terlibat dalam isu dan dinamika hukum di negeri ini, Ahmad yang alumnus FH Universitas Diponegoro ini merasa terpanggil untuk terus membagikan sebagian pengetahuannya lewat buku secara gratis.

“Khusus untuk Hukum Energi ini saya mendanai seluruh biaya cetak dan sepenuhnya "berkehendak" atas buku ini. Penerbit hanya mencetak dan mengirim hasil cetakan ke saya untuk saya kelola sendiri. Kira-kira, saya hanya menumpang cetak dan membayar seluruh biaya produksinya,” ungkap Ahmad.

Ada alasan khusus bagi Ahmad kenapa buku Hukum Energi ini dibagikan secara gratis. Tak lain karena referensi buku yang mengupas ektor energi di Indonesia selama ini masih cukup minim. Berbeda bila dibandingkan dengan negara lain yang bisa dengan mudah menemukan buku-buku seputar energi.

“Di Kemerdekaan RI ke-76 ini, saya mempersembahkan sedikit tulisan sederhana ini, yang sangat dogmatis, dan penuh dengan nuansa pengetahuan normatif ini untuk secara merdeka didownload, disedot, diunduh oleh khalayak. Saya secara merdeka pun mengunggahnya,” ujar dosen FH Universitas Tarumanagara, Jakarta ini.

Ahmad yang telah bergelar doktor hukum ini di usia muda ini pun berjanji akan terus mempersembahkan karya-karya berikutnya, yang bakal dibagikan secara gratis kepada khalayak. Bagi Ahmad, membagikan ilmunya meski tanpa royalti dari pihak penerbit bukan lagi persoalan serius. 

“Namun lebih dari itu, ini hanya soal pride bukan price. Soal pride buku-buku karya diri di pajang di toko buku, sudah terpuaskan di buku pertama, 2014 silam. Sekarang biasa saja,” kata Ahmad yang juga tercatat sebagai Alumni Pelayaran Kebangsaan V, Tahun 2005.

Apabila berminat menikmati buku Hukum Energi karya Ahmad Redi, bisa diunduh secara gratis di tautan berikut ini:

Buku Hukum Energi Karya Ahmad Redi