Dukung PIS jadi Marine Logistics Company, Begini Harapan Kemenko Marves

doci
Dukung PIS jadi Marine Logistics Company, Begini Harapan Kemenko Marves
Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi pada Kemenko Marves, Basilio Dias Araujo

OFFSHORE Indonesia - PT Pertamina International Shipping (PIS) baru saja diresmikan Menteri BUMN Erick Thohir sebagai subholding pertama di PT Pertamina (Persero). Dalam peresmiannya pada Rabu (5/5), Menteri Erick mengaku bangga atas kerja keras seluruh insan Pertamina yang mampu mewujudkan PIS sebagai perusahaan yang siap berkompetisi hingga ke dunia internasional.

Terpisah, Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi pada Kemenko Marves, Basilio Dias Araujo juga ikut mengapresiasi lahirnya PIS sebagai subholding Pertamina dan Marine Logistics Company. Menurut Basilio, pembentukan PIS merupakan langkah strategis mengingat Pertamina tidak hanya berperan untuk mencari dan menyediakan minyak dan gas, tetapi juga ikut mengangkut minyak dan gas tersebut hingga ke pelosok Nusantara.

“PIS sangat strategis dibentuk sebagai bidang usaha baru, walaupun bidang usaha utama Pertamina pada dasarnya bergerak di bidang minyak dan gas,” kata Basilio kepada OFFSHORE Indonesia, Kamis (6/5/2021).

Namun begitu, Basilio menambahkan, ada hal yang perlu diperhatikan agar PIS mampu menjalankan tugas yang diberikan. Yakni dengan terus menjaga ketersediaan bahan yang akan diangkut oleh armada kapal milik PIS.

“PIS harus menjamin adanya bahan atau kargo yang dapat diangkut yaitu bentuk crude oil atau bahan bakar yang telah di-blend atau jenis-jenis bahan atau barang lain,” ujar Basilio.

Sebelumnya, Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati menjelaskan langkah strategis tersebut merupakan bagian dari rencana Pertamina untuk mengintegrasikan bisnis dari PIS yang nantinya tidak hanya mengelola kapal-kapal tetapi juga sampai pada bisnis marine dan logistik.

Nicke berharap dengan terintegrasinya layanan shipping, marine dan logistic di bawah PIS akan memperkuat posisinya di sektor maritim melalui sinergi aset dan layanan di masa depan sehingga PT PIS dapat lebih berkembang dalam skala nasional maupun global serta menjalankan bisnisnya dalam rangka menunjang penggunaan green energy.  

Direktur SDM dan Penunjang Bisnis PIS M. Ferry Bagdja menambahkan, logistics itu artinya port to port, dan Pertamina International Shipping menyambungkan titik-titik nadi tersebut dalam bentuk marine logistics.

"Kalau pemerintah Indonesia mempercayakan PT PIS sebagai urat nadi atau port to port systems yang ada di Indonesia, maka yang harus kita lakukan adalah dengan berbakti kepada nusa dan bangsa. Kita harus siap untuk memberikan yang terbaik bagi PT Pertamina International Shipping," katanya.