Perwatusi Bangun Sinergi untuk Indonesia Bertulang Sehat dan Kuat

Pam
Perwatusi Bangun Sinergi untuk Indonesia Bertulang Sehat dan Kuat
Ketua Umum Perwatusi Anita A. Hutagalung bersama pengurus Perwatusi 2021 - 2024

OFFSHORE Indonesia - Perkumpulan Warga Tulang Sehat Indonesia (Perwatusi) melakukan pelantikan dewan pengurus periode 2021-2024 di kawasan Bintaro, Tangerang Selatan, Rabu (5/5).

Kepengurusan baru ini menggalakkan membangun sinergi bertulang sehat dan kuat. 

Ketua Umum Perwatusi Anita A. Hutagalung mengucap syukur atas pelantikan kepengurusan pusat dan daerah Perwatusi 2021-2024 di tengah kesulitan masa pandemi virus corona.

"Alhamdulillah kita berhasil melaksanakan, kita untuk berkumpul karena pandemi yang masih terus melanda," kata Anita A. Hutagalung.

Setahun pandemi Covid-19 melanda dunia termasuk Tanah Air. Namun, kondisi itu tak membuat pengurus Perwatusi berhenti melakukan hal-hal bermanfaat. Mereka rutin melakukan senam secara virtual untuk lansia setiap pekan.

"Dalam masa pandemi ini kita harus semakin solid dan inovatif merancang kerja bersama, semakin besar demi terciptanya masyarakat Indonesia yang memiliki tulang kuat dan sehat," jelas Anita A. Hutagalung.

Menurutnya, dalam kepengurusan ini harus menjadi momentum kerja bersama memastikan kesadaran seluruh rakyat Indonesia untuk berani, mau dan mampu melawan osteoporosis bersama Perwatusi.

"Untuk itulah dalam program kita ke depan kita akan terus mengajak seluruh pemangku kepentingan di negeri ini mencanangkan gerakan Indonesia melawan osteoporosis bersama Perwatusi," ujar Anita A. Hutagalung.

Dia mengatakan, banyak mimpi dan kerja besar yang akan dilakukan pengurus Perwatusi di seluruh Indonesia, sehingga menunjukkan semangat menyehatkan tulang.

"Agar keberadaan Perwatusi menjadi semakin penting sebagai garda terdepan dalam menyehatkan tulang bangsa Indonesia," kata Anita A. Hutagalung.

Dia menyadari bahwa sangat besar tantangan yang dihadapi dalam masa pandemi ini. Tapi diyakini, dengan bergandeng tangan bersama tetap bisa melaluinya. 

"Kita tetap mampu berbuat banyak bagi masyarakat Indonesia untuk menghadapi lonjakan osteoporosis di masa depan. Sehingga kita siap untuk tetap sehat dengan tulang yang kuat," tandas Anita A. Hutagalung.