PAKKEM, Tak Sekadar Kongkow Para Ahli Keselamatan Migas

Redaksi
PAKKEM, Tak Sekadar Kongkow Para Ahli Keselamatan Migas
Webinar Perdana PAKKEM

OFFSHORE Indonesia - Para ahli keselamatan dan keteknikan migas berkumpul dalam satu wadah bernama Perkumpulan Ahli Keselamatan dan Keteknikan Minyak dan Gas Bumi Indonesia (PAKKEM).

PAKKEM sebetulnya sudah berdiri sejak 8 Januari 2020, terapi baru diluncurkan serta diperkenalkan kepada publik pada Jumat (8/5/2020). 

Perkenalan itu diisi dalam diskusi perdana PAKKEM bertajuk "Membangun Kompetensi dan Budaya Keselamatan Migas" yang dilangsungkan secara virtual lewat aplikasi Zoom.

"Visi kami ingin menjadi perkumpulan yang mampu meningkatkan kompetensi para ahli keselamatan dan keteknikan di lingkungan migas secara profesional," ujar Edi Purnomo, Ketua Umum PAKKEM. 

Edi meyakinkan visi tersebut tidak hanya sekadar menjadi kalimat di "langit" tetapi bisa menjadi program yang nyata di "bumi". Perkumpulan ini bukan sekadar tempat kongkow belaka.

"Program paling banyak nantinya adalah pengembangan SDM anggota melalui peningkatan keahlian dan keterampilan," jelasnya.

Dalam rencana kerja 2-5 tahun ke depan, Edi memaparkan PAKKEM akan berupaya meningkatkan profesionalisme ahli K3 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja), melakukan pengembangan keilmuan dan teknologi terkait K3 Migas, serta menggalang kerjasama dengan komunitas K3 keselamatan migas internasional dan perusahaan migas dunia.

Ditambahkan Edi, dalam pengembangan kompetensi para ahli Keselamatan Migas tersebut PAKKEM akan lebih memanfaatkan teknologi digital dan informasi yang ada seiring dunia memasuki revolusi industri 4.0. 

"Sebelum COVID-19 ini, PAKKEM bekerjanya sudah online. Tidak lagi konvensional, bertemu dan seterusnya," bangga Edi. Selain itu, PAKKEM pun berupaya menggaet banyak kaum milenial untuk bergabung. 

Direktur Teknik dan Lingkungan Migas Kementerian ESDM Adhi Wibowo menyambut baik berdirinya PAKKEM. Menurut Adhi, keselamatan kerja adalah hal yang sangat penting dalam lingkungan kerja migas agar operasional migas juga bisa berjalan dengan baik.

"Jangan sampai mengganggu lingkungan dan masyarakat umum di sekitar instalasi kita," kata Adhi.

Karena itu menurut Adhi, SDM yang bertugas untuk menjaga keselamatan kerja serta lingkungan di bidang migas harus memiliki keahlian dan keterampilan yang mumpuni.

"Untuk itu perlu kompetensi serta sertifikasi dari para pekerja (ahli Keselamatan Migas)," tegasnya.

Susunan pengurus PAKKEM adalah:

- Pengawas: Mirza Mahendra (Ketua), Adhi Wibowo, Soehatman Ramli, Komar Adiwidjaja, Waluyo

-Ketua Umum: Edi Purnomo

- Sekretaris Umum: A. Halim Hamid

- Sekretaris: Aldi Renaldhi

- Bendahara: Banarwoto

- Ketua Bidang I (Umum dan Organisasi): Syaifullah

- Ketua Bidang II (Kajian, Konsulting dan Pengembangan): Gama Widyaputra

- Ketua Bidang III (Pembinaan dan Pelatihan): Sugiarto

- Ketua Bidang IV (Kerjasama dan Sosialisasi): Samsi Y. Samoeri

- Ketua Bidang V (SDM dan Audit): Joko Hadi Wibowo 

#Pakkem   #ahlimigas   #Adhi   #ditjenmigas   #esdm